Kegunaan Surat Perjanjian
Kegunaan Surat Perjanjian, yaitu untuk menjamin keuangan masing-masing pihak yang mengadakan persepakatan untuk membuat perjanjian dan untuk mencegah perselisihan hukum yang berlaku.
Ditinjau dari cara pembuatannya, surat perjanjian ada 2 macam:
Perjanjian yang dibuat dibawah tangan dengan saksi-saksi minimal 2 orang tanpa disahkan oleh wakil pemerintah(dalam hal ini diwakuli oleh notaris)
Perjanjian authentik, yaiut surat perjanjian yang dibuat dibawah tangan dihadapkan oleh para saksi yang ikut menandatangani dan dibuat dihadapan notaris.
Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Bahasa Indonesia. Show all posts
Saturday, February 28, 2015
Surat Niaga
Surat Niaga
Surat Niaga adalah surat-surat yang banyak dipakai untuk kegiatan baik untuk keperluan yang menyangkut jual beli barang/jasa, maupun untuk memperlancar proses perniagaan itu sendiri
Contoh-contoh Surat Niaga:
Berikut Penguraian dari contoh-contoh Surat Niaga tersebut
Surat Permintaan Penawaran
Surat Permintaan Penawaran adalah surat yang berasal dari calon pembeli kepada pihak penjual yang isinya meminta keterangan daftar harga barang-barang/jasa yang hendak dibeli oleh pembeli, keterangan yang ingin diperoleh calon pembeli biasanya berkenaan dengan harga dan data barang yang diinginkan
Surat Penawaran
Surat Penawaran disebut juga offerte/surat jual, oleh karena itu kedudukan surat penawaran diperlukan kemahiran agar surat yang dibuatnya dapat menimbulkan minat setiap pembacanya
Surat Tuntutan
Surat Tuntutan adalah surat pemberitahuan kepada penjual mengenai penerimaan barang yang tidak sesuai dengan pesanan yang disertai tuntutan penyelesaiannya. Untuk dapan mengadakan klaim terhadap penjual/pengirim barang harus mempunyai alasan-alasan yang kuat dan logis. Alasan ini harus merupakan bukti bahwa kesalahan terletak pada penjual dna pengirim. Tanpa alasan yang kuat, maka pembeli tidak dapat mengambil tindakan-tindakan berikut:
Surat Niaga adalah surat-surat yang banyak dipakai untuk kegiatan baik untuk keperluan yang menyangkut jual beli barang/jasa, maupun untuk memperlancar proses perniagaan itu sendiri
Contoh-contoh Surat Niaga:
- Surat Permintaan Penawaran
- Surat Penawaran
- Surat Tuntutan
- Surat Perjanjian Jual Beli
- Surat Perjanjian Sewa Menyewa
Berikut Penguraian dari contoh-contoh Surat Niaga tersebut
Surat Permintaan Penawaran
Surat Permintaan Penawaran adalah surat yang berasal dari calon pembeli kepada pihak penjual yang isinya meminta keterangan daftar harga barang-barang/jasa yang hendak dibeli oleh pembeli, keterangan yang ingin diperoleh calon pembeli biasanya berkenaan dengan harga dan data barang yang diinginkan
Surat Penawaran
Surat Penawaran disebut juga offerte/surat jual, oleh karena itu kedudukan surat penawaran diperlukan kemahiran agar surat yang dibuatnya dapat menimbulkan minat setiap pembacanya
Surat Tuntutan
Surat Tuntutan adalah surat pemberitahuan kepada penjual mengenai penerimaan barang yang tidak sesuai dengan pesanan yang disertai tuntutan penyelesaiannya. Untuk dapan mengadakan klaim terhadap penjual/pengirim barang harus mempunyai alasan-alasan yang kuat dan logis. Alasan ini harus merupakan bukti bahwa kesalahan terletak pada penjual dna pengirim. Tanpa alasan yang kuat, maka pembeli tidak dapat mengambil tindakan-tindakan berikut:
- Membatalkan pembelian barang
- Meminta potongan harga
- Meminta penggantian barang
- Meminta ganti rugi
Surat Perjanjian Jual Beli
Surat Perjanjian Jual Beli adalah perbuatan yang mengikat antara kedua belah pihak yang saling mempunyai kepentingan bersama untuk menjamin suatu kepastian
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa surat perjanjian adalah persepakatan/persetujuan antara kedua belah pihak yang saling berjanji menepati janjinya.
Surat Perjanjian Jual Beli adalah perbuatan yang mengikat antara kedua belah pihak yang saling mempunyai kepentingan bersama untuk menjamin suatu kepastian
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa surat perjanjian adalah persepakatan/persetujuan antara kedua belah pihak yang saling berjanji menepati janjinya.
Sunday, January 18, 2015
Macam-macam Metode Penelitian
Sebelum kita membahas macam-macam metode penelitian, kita harus mengetahui apa itu metode penelitian, Metode Penelitian adalah rangkaian dari cara / kegiatan pelaksanaan penelitian dan didasari oleh pandangan filosofis, asumsi dasar, dan ideologis serta pertanyaan dan isu yang dihadapi.
Penelitian Historis yang bertujuan untuk membuat rekonstruksi masa lampau secara sistematis dan obyektif.
Penelitian Deskriptif yang yang bertujuan untuk membuat deskripsi secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi atau daerah tertentu.
Penelitian Perkembangan yang bertujuan untuk menyelidiki pola dan urutan pertumbuhan dan/atau perubahan sebagai fungsi waktu.
Penelitian Kasus/Lapangan yang bertujuan untuk mempelajari secara intensif latar belakang keadaan sekarang dan interaksi lingkungansuatu obyek.
Penelitian Korelasional yang bertujuan untuk mengkaji tingkat keterkaitan antara variasi suatu faktor dengan variasi faktor lain berdasarkan koefisien korelasi
Penelitian Eksperimental suguhan yang bertujuan untu menyelidiki kemungkinan hubungan sebab akibat dengan melakukan kontrol/kendali
PenelitianEksperimental semu yang bertujuan untuk mengkaji kemungkinan hubungan sebab akibat dalam keadaan yang tidak memungkinkan ada kontrol/kendali, tapi dapat diperoleh informasi pengganti bagi situasi dengan pengendalian.
Penelitian Kausal-komparatif yang bertujuan untuk menyelidiki kemungkinan hubungan sebab-akibat, tapi tidak dengan jalan eksperimen tetapi dilakukan dengan pengamatan terhadap data dari faktor yang diduga menjadi penyebab, sebagai pembanding.
Penelitian Tindakanyang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan baru atau pendekatan baru dan diterapkan langsung serta dikaji hasilnya.
Sumber: belajarpsikologi.com
informasi-pendidikan.com
Penelitian Historis yang bertujuan untuk membuat rekonstruksi masa lampau secara sistematis dan obyektif.
Penelitian Deskriptif yang yang bertujuan untuk membuat deskripsi secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta dan sifat populasi atau daerah tertentu.
Penelitian Perkembangan yang bertujuan untuk menyelidiki pola dan urutan pertumbuhan dan/atau perubahan sebagai fungsi waktu.
Penelitian Kasus/Lapangan yang bertujuan untuk mempelajari secara intensif latar belakang keadaan sekarang dan interaksi lingkungansuatu obyek.
Penelitian Korelasional yang bertujuan untuk mengkaji tingkat keterkaitan antara variasi suatu faktor dengan variasi faktor lain berdasarkan koefisien korelasi
Penelitian Eksperimental suguhan yang bertujuan untu menyelidiki kemungkinan hubungan sebab akibat dengan melakukan kontrol/kendali
PenelitianEksperimental semu yang bertujuan untuk mengkaji kemungkinan hubungan sebab akibat dalam keadaan yang tidak memungkinkan ada kontrol/kendali, tapi dapat diperoleh informasi pengganti bagi situasi dengan pengendalian.
Penelitian Kausal-komparatif yang bertujuan untuk menyelidiki kemungkinan hubungan sebab-akibat, tapi tidak dengan jalan eksperimen tetapi dilakukan dengan pengamatan terhadap data dari faktor yang diduga menjadi penyebab, sebagai pembanding.
Penelitian Tindakanyang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan baru atau pendekatan baru dan diterapkan langsung serta dikaji hasilnya.
Sumber: belajarpsikologi.com
informasi-pendidikan.com
Friday, January 16, 2015
Struktur Karya Tulis Ilmiah
Halaman Judul
Halaman judul adalah sampul/cover yang berisi judul karya tulis, nama penyusun, dan biasanya disertai gambar yang berakitan dengan judul karya tulis
Halaman Pengesahan
Halaman Pengesahan berisi nama dan tanda tangan penyusun karya tulis, pembina/pembimbing karya tulis, dan orang yang bertanggung jawab untuk penerbitan karya tulis
Kata Pengantar
Kata pengantar adalah bagian karya tulis untuk mengucapkan syukur kepada Tuhan dan ucapan terima kasih terhadap orang-orang yang membantu dalam pembuatan karya tulis serta permintaan kritik dan saran dari pembaca
Abstraksi
Abstraksi adalah ringkasan isi atau pembahasan karya tulis
Daftar Isi
Bab I: Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
Berisi tentang alasan atau hal yang mendorong penulis untuk menulis karya tulis
1.2. Rumusan Masalah
Beberapa pertanyaan yang mendasari pembahasan karya tulis
1.3. Tujuan Penelitian
Tujuan penulisan karya tulis.
1.4. Manfaat Penelitian
Berisi hal yang pasti diperoleh setelah penelitian dilakukan
1.5. Metode Penelitian
Tata cara yang dilakukan ketika proses penelitian
Bab II: Pembahasan
2.1. Pembahasan I
2.2. Pembahasan II
Pembahasab adalah uraian jawaban dari rumusan masalah yang ditulis sebelumnya. Jumlah subpembahasan bergantung dari rumusan masalah yang tertulis atau ditentukan penulis.
Bab III: Penutup
3.1. Kesimpulan
Penarikan kesimpulan akhir dari pembahasan karya tulis
3.2. Saran
Saran kepada pembaca berkaitan dengan pembahasan karya tulis
Daftar Pustaka
Referensi atau data buku yang dijadikan acuan atau sumber informasi penulis karya tulis
Lampiran
Berisi daftar gambar, tabel , atau informasi lain-lain yang menunjang pembahasan karya tulis
Sumber: catatan penulis
Halaman judul adalah sampul/cover yang berisi judul karya tulis, nama penyusun, dan biasanya disertai gambar yang berakitan dengan judul karya tulis
Halaman Pengesahan
Halaman Pengesahan berisi nama dan tanda tangan penyusun karya tulis, pembina/pembimbing karya tulis, dan orang yang bertanggung jawab untuk penerbitan karya tulis
Kata Pengantar
Kata pengantar adalah bagian karya tulis untuk mengucapkan syukur kepada Tuhan dan ucapan terima kasih terhadap orang-orang yang membantu dalam pembuatan karya tulis serta permintaan kritik dan saran dari pembaca
Abstraksi
Abstraksi adalah ringkasan isi atau pembahasan karya tulis
Daftar Isi
Bab I: Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
Berisi tentang alasan atau hal yang mendorong penulis untuk menulis karya tulis
1.2. Rumusan Masalah
Beberapa pertanyaan yang mendasari pembahasan karya tulis
1.3. Tujuan Penelitian
Tujuan penulisan karya tulis.
1.4. Manfaat Penelitian
Berisi hal yang pasti diperoleh setelah penelitian dilakukan
1.5. Metode Penelitian
Tata cara yang dilakukan ketika proses penelitian
Bab II: Pembahasan
2.1. Pembahasan I
2.2. Pembahasan II
Pembahasab adalah uraian jawaban dari rumusan masalah yang ditulis sebelumnya. Jumlah subpembahasan bergantung dari rumusan masalah yang tertulis atau ditentukan penulis.
Bab III: Penutup
3.1. Kesimpulan
Penarikan kesimpulan akhir dari pembahasan karya tulis
3.2. Saran
Saran kepada pembaca berkaitan dengan pembahasan karya tulis
Daftar Pustaka
Referensi atau data buku yang dijadikan acuan atau sumber informasi penulis karya tulis
Lampiran
Berisi daftar gambar, tabel , atau informasi lain-lain yang menunjang pembahasan karya tulis
Sumber: catatan penulis
Subscribe to:
Posts (Atom)