Showing posts with label Sosiologi. Show all posts
Showing posts with label Sosiologi. Show all posts

Sunday, November 22, 2015

Latihan Soal Sosiologi

Soal
1.       Dampak globalisasi dalam perdagangan
2.       Syarat-syarat revolusi
3.       Apa itu sekularisasi?
4.       Sebutkan syarat terjadinya modernisasi
5.       Dampak globalisasi dalam perdagangan, ekonomi, dan pertanian
6.       Jelaskan dengan contoh globalisasi pada bidang perdagangan, ekonomi, politik, dan sosial
7.       Pengertian disintegrasi
8.       Hubungan antara industrialisasi dan sosiologi
9.       Pengertian lembaga sosial
10.   Contoh lembaga sosial
11.   Apa itu Restricted Institution dan Unsanctioned Institution
12.   Sebutkan fungsi afeksi lembaga keluarga
13.   Apa maksud dari fungsi laten lembaga pendidikan dan maksud dari memelihara integrasi
14.   Sebutkan fungsi lembaga politik
15.   Sebutkan fungsi lembaga sosial
16.   Apa pengertian keluarga bersifat universal
17.   Lembaga dan asosiasi ekonomi
18.   Fungsi laten lembaga politik
19.   Sebutkan hubungan antar lembaga
20.   Tuliskan syair lagu Surabaya dan Rek Ayo Rek
21.   Sebutkan fungsi manifes dari lembaga keluarga, pendidikan, politik, ekonomi, agama, dan hukum
22.   Tuliskan perbaikan-perbaikan yang diperlukan pada lembaga keluarga, pendidikan, ekonomi, politik, agama, dan hukum.
Jawaban
1.       Dampak globalisasi dalam perdagangan adalah
a.       Positif:
Indonesia dapat bersaing di pasar internasional
Kemudahan pengiriman bahkan ke mancanegara dengan adanya alat transportasi modern
b.      Negatif:
Banyak barang luar negeri(import) yang masuk dan menyaingi barang dalam negeri
Barang dalam negeri banyak yang bangkrut karena kalah saingan dengan luar negeri
2.       Syarat-syarat revolusi
1.       Harus ada keinginan dari masyarakat untuk mengadakan suatu perubahan
2.       danya pemimpin yang mampu memimpin masyarakat untuk mengadakan perubahan
3.       Adanya pemimpin yang dapat menampung keinginan atau aspirasi dari masyarakat dan merumuskannya menjadi program kerja.
4.       Ada tujuan konkret yang dapat di capai
5.       Harus ada momentum yang tepat untuk memulai gerakan
3.       Sekularisasi adalah
-          Semata-mata hanya berfokus pada masalah duniawi dan keinginan untuk memperoleh materi yang applicable, yaitu kesuksesan yang dipenuhi melalui perolehan materi
-          Tidak terikat pada nilai-nilai agama, melainkan hanya mengtamakan akal pikiran dan pendekatan ilmiah rasional belaka
-          Berporses memishakan agama dari Negara.
o   Sekularisasi moderat( agama sebagai urusan pribadi sehingga tidak dapat mencampuri urusan public
o   Sekularisasi radikal (memusuhi agama sebab dipandang sebagai perintang kemajuan)
4.       Syarat terjadinya modernisasi adalah
1.       Cara berpikir yang ilmiah yang berlembaga dalam kelas penguasa ataupun masyarakat.
2.       Sistem administrasi negara yang baik, yang benar-benar mewujudkan birokrasi.
3.       Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur yang terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu.
4.       Penciptaan iklim yang menyenangkan dan masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat-alat komunikasi massa.
5.       Tingkat organisasi yang tinggi yang di satu pihak berarti disiplin, sedangkan di lain pihak berarti pengurangan kemerdekaan.
6.       Sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial.
5.       Dampak globalisasi dalam perdagangan adalah
a.       Positif:
Indonesia dapat bersaing di pasar internasional
Kemudahan pengiriman bahkan ke mancanegara dengan adanya alat transportasi modern
b.      Negatif:
Banyak barang luar negeri(import) yang masuk dan menyaingi barang dalam negeri
Barang dalam negeri banyak yang bangkrut karena kalah bersaing dengan luar negeri
Dampak globalisasi dalam ekonomi adalah
a.       Positif:
-          Menghapus semua batasan terhadap arus modal, barang, dan jasa di dunia
-          Membuka peluang produk dalam negari untuk bersaing dengan produk luar negeri
b.      Negatif:
-          Membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestic. Hal ini tentunya harus disikapi dengan peningkatan daya saing, jika tidak kita akan menjadi konsumen saja dari produk-produk global
-          Semakin meningkatnya budaya konsumtif
-          Semakin lemahnya produk dalam negeri

Dampak globalisasi dalam pertanian adalah
a.       Positif:
Mudah memperoleh informasi mengenai pertanian
Muncul alat-alat untuk membantu proses pertanian
b.      Negatif:
Produk luar negeri masuk kedalam negeri
Produk dalam negeri kalah bersaing pada negeri sendiri
Produk dalam negeri tidak bisa berkembang bahkan hancur
6.       Globalisasi pada bidang perdagangan, ekonomi, politik, dan sosial
Dampak globalisasi dalam perdagangan adalah
a.       Positif:
-          Indonesia dapat bersaing di pasar internasional
-          Kemudahan pengiriman bahkan ke mancanegara dengan adanya alat transportasi modern
b.      Negatif:
-          Banyak barang luar negeri(import) yang masuk dan menyaingi barang dalam negeri
-          Barang dalam negeri banyak yang bangkrut karena kalah bersaing dengan luar negeri
Dampak globalisasi dalam ekonomi adalah
a.         Positif:
-   Menghapus semua batasan terhadap arus modal, barang, dan jasa di dunia
-   Membuka peluang produk dalam negari untuk bersaing dengan produk luar negeri
b.         Negatif:
-   Membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestic. Hal ini tentunya harus disikapi dengan peningkatan daya saing, jika tidak kita akan menjadi konsumen saja dari produk-produk global
-   Semakin meningkatnya budaya konsumtif
-   Semakin lemahnya produk dalam negeri
Dampak globalisasi dalam politik adalah
a.       Positif:
-   Semakin kuatnya supremasi hukum, demokratisasi, dan tuntutan HAM.
-   Menguatnya regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak rakyat.
b.      Negatif:
-   Negara luar dapat campur tangan dengan masalah politik dalam negeri
-   Berita masalah politik dalam negeri dapat dengan mudah diterima/deketahui Negara lain.
Dampak globalisasi dalam bidang sosial:
a.       Positif:
-   Mudah berkembangnya ilmu sosial dimasyarakat.
-   Ilmu sosial yang positif dari luar dapat diterapkan di dalam negeri
b.      Negatif:
-   Masyarakat kurang dekat dengan yang disekitar karena lebih fokus dengan yang ada di lain tempat
7.       Pengertian disintegrasi adalah keadaan tidak bersatu padu yang menghilangnya keutuhan atau persatuan serta menyebabkan perpecahan.
8.       Hubungan antara industrialisasi dan sosiologi disebut sosiologi industry, dimana hal ini terjadi karena dalam setiap aktivitas industry pasti akan ada efek pada bidang sosiologinya, baik itu baik maupun buruk.
9.       Lembaga sosial adalah himpunan norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan masyarakat.
10.   Contoh lembaga sosial:
-          Lembaga agama
-          Lembaga ekonomi
-          Lembaga keluarga
-          Lembaga hukum
-          Lembaga pendidikan
-          Lembaga politik
-          Lembaga sosial
11.   Restricted Institution adalah lembaga sosial yang hanya dikenal oleh sebagian masyarakat tertentu saja
Contoh: lembaga budaya Indonesia
Unsanctioned Institution adalah lembaga sosial yang ditolak dan tak dikehendaki keberadaannya oleh masyarakat meskipun mereka tak mampu memberantasnya secara tuntas
Contoh: kejahatan.
12.   Fungsi afeksi lembaga keluarga adalah memberikan kebutuhan akan kasih sayang/rasa dicintai
13.   Fungsi laten lembaga pendidikan:
a.       Mengurangi pengendalian orang tua
b.      Menyediakan sarana untuk pembangunan
c.       Mempertahankan system kelas sosial
d.      Memperpanjang masa remaja
Fungsi memelihara integrasi, dalam masyarakat yang plural dan multicultural, terjaminnya kesatuan (integrasi) sosial merupakan fungsi pendidikan yang cukup penting.
14.   Fungsi lembaga politik :
a.       Memelihara  ketertiban di alam
b.      Menjaga keamanan dari luar
c.       Melaksanakan kesejahteraan umum
15.   fungsi lembaga sosial :
a.       Memberi pedoman pada anggota masyarakat tentang bagaimana harus bersikap/bertingkah laku dalam usaha untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya
b.      Menjaga keutuhan masyarakat dari ancaman perpecahan/diintegrasi
c.       Memberi pegangan dalam mengadakan system pengendalian sosial
16.   Keluarga bersifat universal artinya dikenal oleh seluruh masyarakat didunia, dimana merupakan kebutuhan manusia yang universal dan menjadi fokus terpenting dari berbagai kegiatan dalam kehidupan individu
17.   Lembaga ekonomi adalah suatu lembaga yang memiliki kegiatan dibidang ekonomi dan bertujuan agar terpenuhinya kebutuhan masyarakat
Asosiasi : PT Unilever, PT Gudang Garam
18.   Fungsi laten lembaga politik
-          Meningkatkan rasa patriotic
-          Membatasi kekuasaan pemerintah
-          Meningkatkan sikap berdemokrasi
19.   Maksud dari hubungan antar lembaga, dalam masyarakat yang heterogen terdapat berbagai jenis lembaga sosial dimana satu dan yang lain saling membutuhkan dan melengkapi, sehingga muncul hubungan antar lembaga
20.   Tuliskan syair lagu Surabaya dan Rek Ayo Rek
Syair lagu Surabaya
Surabaya
Surabaya, Surabaya, oh Surabaya
Kota kenangan, kota kenangan, tak kan terlupa
Disanalah, disanalah, di Surabaya
Tuk yang pertama, tuk yang pertama kami berjumpa
Reff:
Kuteringat
Masa yang, tlah lalu
Sribu insan, sribu hati
Bersatu padu

Surabaya..
Di tahun 45
Kami berjuang, kami berjuang
Bertaruh nyawa
Syair lagu Rek Ayo Rek
Rek ayo rek, mlaku mlaku nang Tunjungan
Rek ayo rek, rame rame bebarengan
Cak ayo cak, sopo gelem melu aku
Cak ayo cak golek kenalan cah ayu
Reff:
Ngalor ngidul liyak toko ngumbah mata
Masio mung senggal senggol ati lega
Sapa ngerti nasib awak lagi mujur
Kenal anak e sing dodol rujak cingur

Jok dipikir Angger podho gelem mlaku
Jok dipikir angger podho gak duwe sangu
Mangan tahu jok dicampur nganggo timun
Malam minggu jok podho digawe nglamun
21.   Fungsi manifes dari lembaga keluarga, pendidikan, politik, ekonomi, agama, dan hukum
-          Lembaga keluarga
·         Fungsi afeksi
·         Fungsi proteksi
·         Fungsi ekonomi
·         Fungsi sosialisasi
·         Fungsi control
·         Fungsi biologi
-          Lembaga pendidikan
·         Mempersiapkan manusia yang terdidik
·         Menyalurkan nilai-nilai sosial masyarakat
·         Meneruskan kebudayaan bangsa
·         Memperbaiki masa depan
·         Sebagai media untuk melakukan penelitian
-          Lembaga politik
·         Fungsi pemaksaan, untuk mematuhi peraturan tertentu
·         Fungsi menyalurkan aspirasi masyarakat
·         Fungsi menengahi suatu pertentangan dalam masyarakat
-          Lembaga ekonomi
·         Fungsi produksi
·         Fungsi distribusi
·         Fungsi konsumsi
-          Lembaga agama
·         Memberikan pedoman hidup bagi para pemeluknya
·         Mengajarkan kebenaran bagi pemeluknya
·         Mengajarkan kerukunan dilingkungan sekitar
·         Meningkatkan kualitas kehidupan
-          Lembaga hukum
·         Melindungi masyarakat melalui cara preventif dan represif
·         Menegakkan dan memajukan aturan hukum
·         Memberikan saksi kepada masyarakat yang melanggar hukum
·         Memberi teladan bagi masyarakat
·         Sebagai alat untuk mengubah perilaku masyarakat
22.   Perbaikan-perbaikan yang diperlukan pada lembaga keluarga, pendidikan, ekonomi, politik, agama, dan hukum.
a.       Lembaga keluarga, mempererat hubungan antar anggota keluarga, dan memperbanyak komunikasi dalam keluarga
b.      Lembaga pendidikan, memperbaiki kurikulum agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih baik
c.       Lembaga ekonomi, perbaikan pada lapangan pekerjaan agar lebih efisien dalam memproduksi dan mendistribusikan barang
d.      Lembaga politik, memperbaiki mental para elit politik agar menolak uang haram
e.      Lembaga agama, mempererat hubungan antar umat beragama
f.        Lembaga hukum, penegakan hukum yang sesuai dengan undang-undang


Latihan Soal Sosiologi Perubahan Sosial

Soal
1. Ciri masyarakat modern menurut Alex Inkeles
2. Penghambat perubahan sosial
3. Contoh modernisasi masyarakat tradisional
4. Upaya mencegah pencemaran lingkungan
5. Pengertian perubahan sosial

Jawaban
1. Masyarakat modern menurut Alex Inkeles adalah
   - Memiliki sikap hidup untuk menerima hal-hal yang baru dan terbuka untuk perubahan.
   - Menyatakan pendapat atau opini mengenai lingkungan sendiri atau kejadian yang terjadi jauh diluar lingkungan serta dapat bersikap demokratis.
   - Menghargai waktu dan lebih banyak berorientasi ke masa depan daripada masa lalu.
   - Memiliki perencanaan dan pengorganisasian.
   - Percaya diri.
   - Perhitungan.
   - Menghargai harkat hidup manusia lain.
   - Lebih percaya pada ilmu pengetahuan dan teknologi.
   - Menjunjung tinggi suatu sikap di mana imbalan yang diterima seseorang haruslah sesuai dengan prestasinya di masyarakat.

2. Penghambat perubahan sosial
   - Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain
   - Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat
   - Pemikiran masyarakat yang cenderung tradisional dan konservatif
   - Adanya kepentingan-kepentingan yang sudah tertanam kuat
   - Kekhawatiran akan terjadinya kegoyahan dalam integrasi kebudayaan
   - Prasangka terhadap hal-hal yang baru dan dinilai asing
   - hambatan ideologi
   - kebiasaan-kebiasaan buruk yang sulit diubah
   - Nilai pasrah terhadap perasaan, sehingga tidak memberikan peluang pada perubahaan kearah yang lebih baik
3. Contoh moderniasasi di masyarakat tradisional, penggunaan mesin traktir untuk membajak sawah, dahulu mereka hanya menggunakan kerbau untuk membajak
4. Upaya pencegahan pencemaran lingkungan adalah dengan
    - mengatur sistem pembuangan limbah agar tidak mencemari lingkungan sekitar
    - memisahkan lokasi industri dari pemukiman warga
    - mengawasi penggunaan pestisida dan obat-obatan untuk tanaman agar tidak berlebihan
    - melakukan penghijauan
    - memberikan sanksi tegas pada mereka yang melanggar aturan
5. Pengertian perubahan sosial, menurut David Berry, perubahan sosial adalah perubahan pada struktur masyarakat yang terjadi sebagai akibat dari perubahan dalam norma-norma sosial



Saturday, November 21, 2015

Latihan Soal Sosiologi Perubahan Sosial

 Soal
1. Bukti adanya perubahan sosial
2. Contoh perubahan sosial
3. Dampak positif mutual akulturasi
4. Faktor internal perubahan
5. Dampak negatif perubahan

Jawaban
1. Bukti adanya perubahan adalah
    - Orang lebih banyak berkomunikasi menggunakan gadget daripada secara langsung
    - Hidup gotong royong sudah mulai berkurang bahkan hilang
    - Cara berpikir masyarakat dari yang bersifat mistik menjadi rasional
2. Contoh perubahan sosial
    - Berdasarkan waktu
      @ Perubahan lambat(evolusi), Perubahan yang membutuhkan waktu yang lama dan proses yang panjang
Contoh: dahulu manusia membajak sawah hanya dengan cangkul, lalu manusia mulai menggunakan tenaga kerbau, dan sekarang ada traktor yang bertenaga bensin
      @ Perubahan cepat(Revolusi), perubahan yang terjadi secara cepat dan memiliki alasan yang mendasar
Contoh: revolusi Perancis, revolusi industri.
    - Berdasarkan ukuran
      @ Perubahan kecil, perubahan yang efeknya tidak terlalu besar atau hanya pada beberapa kalangan saja
contoh: perubahan gaya rambut, gaya berpakaian
      @ Perubahan besar, perubahan yang efeknya dirasakan oleh banyak elemen masyarakat
Contoh: perubahan harga BBM
    - Berdasarkan alasannya
      @ Perubahan yang dikehendaki, perubahan yang sudah dikehendaki/direncanakan
Contoh: pembangunan tol Cipali
      @ Perubahan yang tidak dikehendaki, perubahan yang bisa secara mendadak dan tidak ada rencana/tidak direncanakan.
Contoh: gempa yang menghancurkan halte bis
    - Berdasarkan sifat
      @ Perubahan struktural, perubahan yang mendasar sehingga terjadi reorganisasi masyarakat.
Contoh: perubahan sistem pemerintahan kerajaan menjadi parlementer.
      @ Perubahan proses, perubahan yang tidak mendasar, atau hanya perbaikan/penyempurnaan saja
Contoh: perubahan cara ujian nasional, dari yang secara manual menjadi CBT
3. Dampak positif mutual akulturasi
   / Mengurangi sentimen kelompok primordial
   / Saling mengetahui dan memahami antara budaya satu dengan budaya yang lain 
   / Mempercepat proses modernisasi
4. Faktor internal perubahan
   ! Dinamika kependudukan, bertambah atau berkurangnya junlah penduduk
   ! Penemuan-penemuan baru, adanya penemuan baru baik secara tidak disengaja(discovery) atau secara disengaja (research).
   ! Pertentangan dalam masyarakat, ada yang merasa puas dan ada yang merasa tidak puas, maka akan timbul suatu perubahan hingga keduanya puas
   ! Terjadinya pemberontakan atau revolusi dalam masyarakat yang bersangkutan, hal ini timbul karena ada rasa tidak puas, maka akhirnya muncul pemberontakan yang memaksa terjadinya perubahan
5. Dampak negatif perubahan
   > ada disorientasi nilai dan norma
   > perubahan tingkah laku
   > degradasi moral
   > muncul budaya konsumtif
   > masyarakat semakin individualistik
   > berkembangnya krisis multi dimensi
   > munculnya konflik vertikal maupun horizontal
   > lembaga-lembaga yang ada tidak dapat berfungsi makasimal
   > maraknya pengangguran 
   > kesenjangan sosial
   > terjadi berbagai bencana yang disebabkan aktivitas manusia








Tuesday, April 21, 2015

Integrasi Sosial

Menurut kelompok kami Intergrasi sosial adalah suatu tindakan pengendalian suatu konflik dan penyimpangan sosial.

Sedangkan dalam bahasa inggris, Integrasi adalah "integration" yang berarti kesempurnaan atau keseluruhan. integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi.

Setelah kita mengetahui tentang arti dari integrasi sosial, kita akan melihat faktor penghambat dan pendukung terlaksananya integrasi sosial

Berikut beberapa faktor penghambat intergrasi sosial :
  1. Banyak siswa yang berasal dari berbagai suku bangsa dan daerahnya masing-masing
  2. Besarnya paham “ etnosentrisme” diantara siswa. Paham ini berarti menonjolkan kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain.
  3. Rasa mementingkan diri sendiri sehingga menghiraukan kepentingan bersama.
  4. Tidak adanya sikap menghargai kebudayaan yang dimiliki oleh siswa lain.
Setelah itu, ini beberapa faktor pendukung integrasi sosial:
  1. Faktor internal:
    • Kesadaran diri para siswa sebagai makhluk sosial
    • Tuntutan kebutuhan
    • Jiwa dan semangat gotong royong
  2. Faktor eksternal
    • Tuntutan perkembangan jaman
    • Persamaan kebudayaan
    • Terbukanya kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan bersama
    • Persamaan visi, misi, dan tujuan
    • Sikap toleransi
    • Adanya Konsensus nilai
    • Adanya tantangan dari luar
  3. Homogenitas Kelompok
    Dalam sekolah yang tingkat kemajemukan (SARA) nya rendah, akan memudahkan integrasi sosial
  4. Besar kecilnya kelompok
    Semakin kecil anggota kelompok/siswa didalam sekolah, semakin mudah pelaksanaan integrasi sosial
  5. Efektivitas komunikasi
    Semakin mudah berkomunikasi dengan para siswa, maka akan mempermudah pelaksanaan integrasi sosial
By:
Dwika Satrio D       XI IPS 1/12
Felicia Tanudjaja     XI IPS 1/17
Joseph                   XI IPS 1/24
Laura Novita           XI IPS 1/26
Stephen Hariono     XI IPS 1/32

Edited by:
Stephen Hariono

Supported by:


Sunday, February 8, 2015

Konflik Sosial

            Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
            Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. Perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.
            Konflik bertentangan dengan integrasi. Konflik dan Integrasi berjalan sebagai sebuah siklus di masyarakat. Konflik yang terkontrol akan menghasilkan integrasi. Sebaliknya, integrasi yang tidak sempurna dapat menciptakan konflik.


Ada beberapa pengertian konflik menurut beberapa ahli.

     Menurut Taquiri dalam Newstorm dan Davis (1977), konflik merupakan warisan kehidupan sosial yang boleh berlaku dalam berbagai keadaan akibat daripada berbangkitnya keadaan ketidaksetujuan, kontroversi dan pertentangan di antara dua pihak atau lebih pihak secara berterusan.
     Menurut Gibson, et al (1997: 437), hubungan selain dapat menciptakan kerjasama, hubungan saling tergantung dapat pula melahirkan konflik. Hal ini terjadi jika masing – masing komponen organisasi memiliki kepentingan atau tujuan sendiri – sendiri dan tidak bekerja sama satu sama lain.
     Menurut Robbin (1996), keberadaan konflik dalam organisasi ditentukan oleh persepsi individu atau kelompok. Jika mereka tidak menyadari adanya konflik di dalam organisasi maka secara umum konflik tersebut dianggap tidak ada. Sebaliknya, jika mereka mempersepsikan bahwa di dalam organisasi telah ada konflik maka konflik tersebut telah menjadi kenyataan.
     Dipandang sebagai perilaku, konflik merupakan bentuk minteraktif yang terjadi pada tingkatan individual, interpersonal, kelompok atau pada tingkatan organisasi (Muchlas, 1999). Konflik ini terutama pada tingkatan individual yang sangat dekat hubungannya dengan stres.
     Menurut Minnery (1985), Konflik organisasi merupakan interaksi antara dua atau lebih pihak yang satu sama lain berhubungan dan saling tergantung, namun terpisahkan oleh perbedaan tujuan.
     Konflik dalam organisasi sering terjadi tidak simetris terjadi hanya satu pihak yang sadar dan memberikan respon terhadap konflik tersebut. Atau, satu pihak mempersepsikan adanya pihak lain yang telah atau akan menyerang secara negatif (Robbins, 1993).
Konflik merupakan ekspresi pertikaian antara individu dengan individu lain, kelompok dengan kelompok lain karena beberapa alasan. Dalam pandangan ini, pertikaian menunjukkan adanya perbedaan antara dua atau lebih individu yang diekspresikan, diingat, dan dialami (Pace & Faules, 1994:249).
     Konflik dapat dirasakan, diketahui, diekspresikan melalui perilaku-perilaku komunikasi (Folger & Poole: 1984).
     Konflik senantisa berpusat pada beberapa penyebab utama, yakni tujuan yang ingin dicapai, alokasi sumber – sumber yang dibagikan, keputusan yang diambil, maupun perilaku setiap pihak yang terlibat (Myers,1982:234-237; Kreps, 1986:185; Stewart, 1993:341).
     Interaksi yang disebut komunikasi antara individu yang satu dengan yang lainnya, tak dapat disangkal akan menimbulkan konflik dalam level yang berbeda – beda (Devito, 1995:381)

Sumber: Wikipedia Indonesia