Monday, January 26, 2015

Macam-Macam Kerjasama Internasional

Berdasarkan jumlah negara yang mengikuti kerja sama, dapat dibedakan menjadi tiga
macam bentuk kerja sama, yaitu:


  1. Kerja sama bilateral
    Kerja sama bilateral adalah kerja sama yang dilakukan antara dua negara. Kerja sama ini biasanya dalam bentuk hubungan diplomatik, perdagangan, pendidikan, dan kebudayaan.
  2. Kerja sama regional
    Kerja sama regional adalah kerja sama yang dilakukan oleh beberapa negara dalam suatu kawasan atau wilayah. Kerja sama ini biasanya dilakukan karena adanya kepentingan bersama baik dalam bidang politik, ekonomi, dan pertahanan. Contoh kerja sama regional antara lain:
    - ASEAN
    - Liga Arab
  3. Kerja sama multilateral
  4. Kerja sama multilateral adalah kerja sama yang dilakukan beberapa negara. Contoh kerjasama ini antara lain Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Berdasarkan bidangnya, kerjasama antar negara dapat dibedakan menjadi:

  1. Kerjasama Bidang Ekonomi
  2. Kerjasama Ekonomi adalah kerjasama yang menititik beratkan pada kepentingan ekonomi negara-negara anggotanya, contohnya:
    • APEC(Asia Pacific Economic Communication), yaitu kerjasama ekonomi yang dilakukan negara-negara di Asia dan Pasifik
    • MEE(Masyarakat Ekonomi Eropa), yaitu kerjasama yang dilakukan oleh negara-negara Eropa
  3. Kerjasama Bidang Sosial
  4. Kerjasama ini adalah kerjasama antar negara yang berjalan dibidang sosial, contohnya
    • WHO(World Health Organization) adalah kerjasama yang dilakukan oleh PBB untuk mengatur masalah kesehatan di dunia
    • UNICEF(United Nation Children and Education Fund) adalah organisasi dibawah PBB yang berjalan di bidang pembiayaan sekolah-sekolah di negara kurang mampu
    • ILO(International Labour Organization) yaitu organisasi dibawah PBB yang mengatur masalah Buruh/tenaga kerja
  5. Kerjasama Bidang Politik/Pertahanan
  6. adalah kerjasama yang mengarah pada kerjasama pada bidang pertahanan
  • SEATO(South East Asia Treaty Organization) adalah organisasi di Asia Tenggara untuk membentung paham komunisme
  • ANZUS(Australia, New Zealand,dan United State)adalah organisasi yang digunakan untuk membentuk arus komunisme di kawasan AS, Australia, dna Selandia Baru
  • NATO(North Atlantic Treaty Organization) adalah organisasi di kawasan Atlantik utara untuk membentung arus komunisme
  • CENTO(Central Treaty Organization)adalah organisasi di kawasan Timur Tengah untuk membentung arus komunisme
  • Pakta Warzawa adalah organisasi yang dibentuk Uni Soviet untuk membendeng pengaruh AS di Eropa

Tuesday, January 20, 2015

Perlawanan Rakyat di Nusantara Terhadap Imperialisme dan Kolonialisme Barat

1. Perlawanan Palembang 1811-1822
      Pada tahun 1804 Sultan Muhammad Baha'udin meninggal dunia dan digantikan oleh putranya, Sultan Mahmud Badaruddin
      Akibat jatuhnya VOC, monopoli Belanda di Palembang tidak dapat dipertahankan. Krisis ekonomi yang dihadapi pemerintah Hindia Belanda di Palembang, mempercepat peralihan kekuasaan ke tangan Inggris. Sebelum Jawa jatuh ke tangan Inggris sudah ada kontak antara Inggris dengan Palembang. Raffles menulis surat kepada Sultan Mahmud Baharudin agar menyingkirkan Belanda dan untuk keperluan itu Inggris akan memberi bantuan militer
     Tanpa menghiraukan tanggapan terhadap tawaran dari Inggris Sultan Mahmud Badaruddin menyerang loji Belanda dan meratakannya dengan tanah. Untuk menghadapi segala kemungkinan serangan, maka di tempat-tempat strategis didirikan benteng pertahanan, diantaranya Benteng Palembang yang dipasang ratusan meriam
     Walaupun pertahanan telah diperkuat, namun Palembang jatuh ke tangan ekspedisi Inggris dibawah pimpinan Gillespie pada tanggal 24 April 1812. Sultan mengungsi ke pedalaman. Dan pimpinan diambil alih oleh Pangeran Adipati Ahmad Najamuddin, Pangeran Najamudin mengadakan perjanjian dengan inggris. Perjanjian tersebut memutuskan Pangeran Adipati Ahmad Najamuddin diangkat menjadi sultan Palembang, sedangkan Inggris memperoleh Bangka dan Belitung sebagai daerah kekuasaannya.
     Sementara itu Sultan Badaruddin membangun pertahanan yang kuat di hulu Sungai Musi. Setelah pertahanan ini gagal, pertahanan dipindahkan ke Muara Rawas. Oleh karena aksi militer tidak mampu menundukkan Sultan Badaruddin, maka Inggris menempuh jalan diplomasi dan mengirim Robinson untuk berunding
     Pada tanggal 29 Juni 1812 ditandatangani perjanjian yang menetapkan Sultan Badaruddin sebagai Sultan Palembang, sedangkan Pangeran Adipati Ahmad Najamudin diturunkan tahta. Namun mendapat pengakuan kekuasaan Inggris atas Bangka dan Belitung. Sultan juga harus menanggung ongkos ekspedisi dan mengganti kerusakan benteng Belanda. Sedangkan Putra Sultan harus diamankan ke Jawa.
     Setelah Sultan Badaruddin kembali berkuasa, kekuasaannya tidak berjalan mulus karena adanya campur tangan Inggris yang membuat banyak pertentangan dalam keraton yang membuat kekuasaan sultan semakin kecil. Tanggal 4 Agustus 1813 Inggris mengeluarkan proklamasi yang berisi restorasi kedudukan Ahmad Najamudin sebagai Sultan. meskipun Badaruddin sudah tidak berkuasa, namun kewibawaannya tetap berpengaruh di masyarkat, hingga masa pendudukan Belanda kembali pada 1816 membuat Badaruddin kembali berkuasa.
     Belanda memberikan wilayah yang sama besar kepada Najamudin dan Badaruddin, namun Najamudin berusaha untuk merebut wilayah yang sebagian besar wilayah Belanda, karena dianggap berbahaya, maka Najamudin diasingkan ke Batavia. Lalu, para pengikut Badaruddin di Minangkabau dan Melayu yang ikut membantu Badaruddin di Sungai Musi melakukan perlawanan pada Belanda. Karena itu, Belanda meminta kepada Badaruddin untuk menghentikan aktivitas para pemberontak, dan menyerahkan putranya untuk dibawa ke Batavia.
     Namun Sultan menolak dan akhirnya menyerang kapal-kapal Belanda dan berhasil mengusir Belanda dari Palembang. Kemenangan ini mengunggah semangat daerah-daerah lain, maka muncul perlawanan dari daerah Lingga, Bangka, dan Riau.
     Sebelum menyerang Palembang, Belanda mengangkat Pangeran Prabu Anom (putra Najamudin) menjadi Sultan Palembang, dengan dukungan Sultan baru, Belanda menyerang pertahanan di Plaju, tetapi dipukul mundur oleh pasukan Badaruddin, dalam serangan yang kedua, Belanda berhasil merebut Plaju, sehingga membuka jalan ke Palembang.
     Pada tanggal 1 Juli 1821 kraton diduduki oleh Belanda. Sultan Badaruddin mengungsi ke hulu Sungai Musi untuk melanjutkan perlawanan. Setelah bertahan selama 8 bulan, ia ditangkap dan di asingkan ke Manado. Sehingga pada tahun 1821 berakhirlah perlawanan Palembang.

Sumber: Buku Sejarah Kelas XI SMA, Penerbit Yudhistira

Monday, January 19, 2015

Pengertian Hubungan Internasional

Pengertian Hubungan Internasional menurut:
J.C. Johari
Hubungan internasional merupakan sebuah studi tentang interaksi yang berlangsung diantara negara-negara berdaulat disamping itu juga studi tentang pelaku-pelaku non negara (non states actors) yang perilakunya memiliki dampak terhadap tugas-tugas Negara
Drs. R. Soeprapto
Hubungan internasional adalah sebagai spesialisasi yang mengintegritaskan cabang-cabang pengetahuan lain yang mempelajari segi-segi internasional kehidupan sosial umat manusia.
Warsito Sunaryo, hubungan internasional merupakan studi tentang interaksi antara jenis kesatuan-kesatuan sosial tertentu, termasuk studi tentang keadaan relevan yang mengelilingi interaksi.
Menurut UU No. 37 Tahun 1999, hubungan internasional adalah kegiatan yang menyangkut aspek regional dan internasional yang dilakukan oleh pemerintah di tingkat pusat dan internasional yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah, lembaga negara, badan usaha, organisasi politik, organisasi masyarakat, LSM atau Warga Negara.

Arti hubungan internasional secara umum adalah kerja sama antar negara, yaitu unit politik yang didefinisikan  secara global untuk menyelesaikan berbagai masalah.

Tugas PKN Pengertian Hubungan Internasional dan Manfaat Hubungan Internasional
Sumber: beberapa website dan catatan penulis